Dinas Pemuda, Olahraga dan
Pariwisata (Disporapar) Landak kembali menggelar Festival Binua Landak 2018
mulai Jumat 5 Oktober 2018. Berbagai perlombaan dan pertunjukan seni akan
dihelat di Rumah Radakng Aya’, Komplek Stadion Patih Gumantar Ngabang.
Festival Binua Landak, merupakan ajang untuk
menyalurkan potensi dan keterampilan masyarakat kabupaten Landak di bidang
seni, kerajinan, kuliner dan fashion. Kepala Dinas Pemuda, Olahraga dan
Pariwisata (Disporapar) Landak, Yosef, menerangkan kegiatan tahunan itu tak
lepas dari masalah budaya.
Dalam festival tersebut juga akan digelar
beberapa lomba. Perlombaannya antara lain Lomba tari daerah, lomba vokal solo
lagu daerah, lomba tato, lomba fashion show busana daerah dan lomba olahraga
tradisional nyumpit. Lomba-lomba tersebut akan diikuti oleh peserta yang
berasal dari dalam dan luar Landak.
Tujuannya tentu untuk mempromosikan budaya dan
wisata Landak, kemudian dalam rangka pelestarian budaya, jadi ajang menyalurkan
potensi dan keterampilan masyarakat kabupaten Landak di bidang seni, kerajinan,
kuliner dan fashion. Lomba tari daerah, solo lagu daerah, lomba tattoo, fashion
show, busana daerah dan lomba olahraga tradisional menyumpit.
Sebenarnya
ini merupakan ajang yang kedua kali saya ikuti. sebelumnya saya pernah
mengikuti festival ini tahun 2015 pada kategori vokal solo putra
kategori lagu melayu, dan Alhamdulillah saya berhasil mendapatkan juara 1
pada kategori tersebut.
kalau
untuk tahun 2018 ini, kategorinya berbeda dengan sebelumnya, jadi
lagu-lagu yang dilombakan tersebut dijadikan satu seperti lagu melayu
dan dayak, dan saya harus bisa menyanyikan kedua genre tersebut untuk
mengikuti festival ini.
Perbedaan
untuk mengikuti festival ini tahun 2015 dan 2018 adalah ketika tahun
2015 saya masih tinggal di kota Ngabang, kabupaten Landak dan saya baru
saja lulus dari SMA, sedangkan 2018 saya sudah menginjak di bangku
kuliah dan tinggal di Pontianak dan itu merupakan perjuangan yang luar
biasa yang saya alami.
Bayangkan
saja, saat ini saya sedang kuliah dan bekerja, pastinya itu menganggu
aktivitas dan kegiatan saya sehari-hari, terpaksa saya harus izin kuliah
dan bekerja untuk mengikuti itu selama 3 hari.
Pada
pagi hari itu saya bersiap-siap pulang ke Ngabang menggunakan motor
pribadi , jarak dari Pontianak ke Ngabang sekitar 4-5 jam. Setelah
nyampai di ngabang, sorenya saya harus datang untuk mengikuti Technical Meeting.
Sempat
minder dan syok, karena di tahun ini pesertanya meningkat dan banyak
sekali, dalam hati saya bertanya diri sendiri "Aku bisa gak ya menang?
Sumpah ini minder dan pesimis!" tetapi saya tidak boleh pantang menyerah
dan harus semangat, karena saya sudah jauh-jauh dari Pontianak dan rela
izin kerja dan kuliah demi mengikuti festival ini. Setelah mengikuti technical meeting dan mengambil nada saya pulang. setibanya dirumah saya langsung latihan sekuat tenaga untuk mengikuti babak penyisihan besok
Perlu
diketahui, untuk peserta pria saja yang ikut sebanyak 40 orang, dan
untuk babak final hanya diambil 8 orang. wow... makin shock !!!
Keesokan
paginya saya mengikuti babak penyisihan, dimulai dari pagi hari sampai
sore.. saya mendapatkan urutan yang cukup terakhir jadi tampilnya itu
sore, dan itu capek sekali menunggunya.
Saat
nomor undian saya dipanggil, saya menaiki panggung dan menampilkan yang
terbaik, dan saya berharap dapat menampilkan sesuai dengan ekspetasi
saya.
Tiba
saatnya pengumuman, dan Alhamdulillah saya masuk di nominasi babak
final (8 besar) dan saya sangat bersyukur itu, tidak menyangka saya bisa
masu di babak final tersebut.
Keesokan
malamnya saya tampil lagi untuk menentukan juaranya. dan malam itu juga
semakin dekat untuk menentukan siapa yang akan menjadi pemenangnya.
Saya harus optimis harus menampilkan yang terbaik dan membawa piala
dirumah.
pada
Saat nomor Undian saya dipanggil, saya maju kedepan panggung dan selalu
berdoa dan memohon restu sama Allah Swt. dan orang tua saya supaya saya
bisa menampilkan yang terbaik dan pastinya membanggakan orang tua saya,
keluarga saya, teman saya, dll
ketika saya sudah selesai menyanyi, perlu beberapa waktu untuk juri berunding menentukan pemenangnya.
Saat
juri sudah menentukan pengumuman dan pemenangnya, tiba saatnya hal yang
mendebarkan, dan Alhamdulillah, saya tidak menyangka bisa menang lagi
di Festival itu dan meraih juara 1 lagi. jujur pada saat itu saya
sedikit terharu bisa meraih juara 1 lagi, dan ini semua berkat
perjuangan saya dan proses usaha saya yang tidak sia-sia.
Terima kasih ya Allah engkau telah mengabulkan permintaan doaku dan merestui semua keinginanku.




Tidak ada komentar:
Posting Komentar